myhome_39

[DR. Tan Info]

Kunang-kunang yang dalam bahasa Inggris disebut ‘Fireflies’ atau ‘Lightning Bug’ adalah serangga jenis kumbang yang diklasifikasikan dalam famili Lampyridae dan ordo Coleoptera.

Berdasarkan buku karya Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, dkk yang berjudul “Nano di Alam”, menjelaskan bahwa cahaya dihasilkan oleh ‘sinar dingin’ yang tidak mengandung ultraviolet maupun sinar inframerah. Ia memiliki panjang gelombang 510-670 nanometer, dengan warna pucat, kuning, atau hijau dengan efisiensi sinar sampai 96%. Cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang berasal dari elektron yang dihasilkan oleh zat/enzim kunang-kunang. Ketika elektron menuju stabil, mereka akan menghasilkan cahaya. Peristiwa tersebut dikenal sebagai “Bioluminescence”.

Luminescence pada tubuh kunang-kunang dihasilkan oleh suatu zat bernama “zat luciferin”, dimana zat ini bereaksi dengan oksigen. Adapun kegunaan cahaya tersebut adalah sebagai alat komunikasi, biasanya digunakan untuk penanda peringatan bahaya. Cahaya tersebut memperingatkan hewan lain yang akan memangsanya, karena pada tubuh kunang-kunang terdapat zat luciferin yang sangat pahit.

Sumber : https://www.greeners.co/flora-fauna/belajar-nanosains-cahaya-kunang-kunang/
__________________________________________
F153/XI/11/18
Divisi Informasi, Komunikasi, dan Jurnalistik
Kabinet Kembara
HIMASITA 2018
Instagram : @himasitaipb
Twitter : @himasita_ipb
Facebook : Himasita IPB
ID Line : @ama5091e

Share/Bookmark