Page 2 of 5

PRESS RELEASE INSECTARIA 2016

indexSabtu, 23 April 2016 menjadi hari pembukaan kegiatan Insetaria 2016. Bertempat di Villa Green Pakis Gunung Bunder, acara dibuka dengan pelepasan serangga oleh Bapak Ir. Bonjok Istiaji, M.Si di depan para peserta. Kegiatan yang diketuai oleh Dani Aldinas dari Proteksi Tanaman  51 ini berlangsung selama dua hari, yakni 23-24 April 2016. Insectaria 2016 terdiri dari kegiatan field trip serta pelatihan bagi mahasiswa Proteksi Tanaman angkatan 52 dan termasuk dalam  praktikum mata  kuliah Entomologi Umum.

Hari pertama diisi dengan berbagai kegiatan. Sebelum menuju acara inti, para peserta diajak oleh panitia melakukan beberapa games. Permaianan pertama adalah ranjau kekompakan, selama permainan tersebut para peserta diminta untuk memberikan kode kepada teman sekelompoknya untuk melewati lintasan yang terbagi menjadi beberapa kotak. Gerimis yang sudah  mulai turun pada siang itu nampaknya tidak mengurangi antusiasme para peserta untuk mengikuti permainan. Permaianan kedua adalah puzzle insect. Selain menuntut kekompakan, permainan tersebut juga menguji pengetahuan para peserta tentang ordo dan famili serangga.

Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan demo trap. Baru beberapa menit dimulai, cuaca yang tidak mendukung karena hujan turun begitu lebat akhirnya memaksa kegiatan demo trap untuk dihentikan. Sebagai gantinya, dilakukan  pemberian materi dari kakak kelas kepada para peserta pada malam harinya yang bertempat di aula Villa Green Pakis. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pencarian serangga malam pada pukul 21.30. Meski hanya mencari di sekitar halaman villa dan dengan bantuan lampu senter para peserta sangat bersemangat untuk mencari serangga. Waktu yang sudah larut juga membuat kegiatan ini hanya berlangsung sebentar kemudian malam itu ditutup dengan penyalaan api unggun. Pukul 22.30 para peserta sudah memasuki barak asing-masing untuk beristirahat setelah melakukan berbagai kegiatan pada hari itu,index2

Rangkaian acara pada hari Minggu dibuka dengan kegiatan senam pagi. Saat itu semua peserta memenuhi halaman Villa Green Pakis. Kegiatan selanjutnya yaitu penarian serangga pagi. Pukul 07.00 para peserta didampingi panitia serta kakak kelas dan asprak menuju lapangan villa untuk menangkap serangga. Kali ini lengkap dengan jaring dan alat-alat menangkap serangga, para perserta menyebar ke segala penjuru lapangan villa. Pukul 09.00 para peserta sudah berhasil memenuhi plastik dan botol dengan serangga, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat dan merapihkan barang-barang.

Acara dilanjutkan kembali mulai pukul 11.00 dengan pemberian materi tentang Himasita dan club-club yang ada di Departemen Proteksi Tanaman. Materi diberikan oleh perwakilan dari setiap divisi Himasita serta club. Kegiatan Insecatria 2016 hari itu kemudian ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 14.00.

Share/Bookmark

Akademisi: Pertanian Indonesia Sarat Unsur Budaya

Foto bersama

“Membicarakan aktivitas pertanian sesungguhnya hal yang tidak terpisahkan dari kebudayaan.”

 

Itulah Statement dari Dr. Ir. Suryo Wiyono, MSc.Agr. selaku Kepala Departemen Proteksi Tanaman yang juga merupakan salah satu pembicara dalam acara Kajian Keprofesian I. Acara yang berlangsung pada Rabu (23/3) merupakan salah satu dari serangkaian acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor (Himasita IPB) Divisi Keprofesian yang mengambil tema “Akademisi: Pertanian Indonesia Sarat Unsur Budaya.”

Kajian keprofesian merupakan acara yang rutin diadakan oleh HIMASITA di bawah divisi keprofesian. Acara ini diadakan dengan tujuan menambah wawasan dari mahasiswa khususnya Proteksi Tanaman tentang pertanian secara luas. Kajian keprofesian ini selalu mengundang tokoh atau orang yang ahli dan kompeten di bidangnya. Kali ini kajian keprofesian menghadirkan Mohamad Sobary seorang budayawan. Selain itu juga dihadiri oleh kepala Departemen Proteksi Tanaman, Dr. Ir. Suryo Wiyono, MSC.Agr. dan beberapa dosen, seperti Bonjok Istiaji, SP.MSi., Dr. Ir. Widodo, MS., Dr. R. Yayi Munara Kusumah, MSi., Dr. Ir Ruly Anwar, MSi., dan Prof. Dr. Damayanti Buchori, MSc. Acara diselenggarakan outdour di Gedung Kuliah A (GKA) Fakultas Pertanian. Acara tersebut juga dihadiri lebih dari 100 orang civitas IPB, terkhususnya mahasiswa Fakultas Pertanian.

Materi yang disuguhkan oleh pembicara ternyata sangat menggugah pemikiran peserta hingga dapat memahami betapa pentingnya pertanian sebagai sarat unsur suatu kebudayaan. Aktivitas pertanian sesungguhnya sangat erat dengan kegiatan budaya. Unsur kebudayaan inilah yang kemudian menempatkan pertanian Indonesia sebagai kekuatan sekaligus pembeda dengan negara lain.

Dr. Ir. Suryo Wiyono, MSc.Agr. mengatakan bahwa kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan penting dilakukan bagi civitas akademika mengingat pentingnya pertanian yang tidak lepas dari kebudayaan. Dengan munculnya hal tersebut diharapkan kepeduliaan terhadap pembangunan pertanian kembali muncul.

Lantas bagaimana agar pembangunan pertanian menjadi lebih baik? Melihat hal tersebut  Mohamad Sobary selaku seorang budayawan mengatakan bahwa saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada persoalan dimana penguasaan kapital yang tersentral pada sekelompok pihak dan kebijakan terstruktur terhadap kaum tani melemah. Untuk itu Sobari mengajak Akademisi dan Mahasiswa sama-sama bertanggungjawab terhadap hal ini. “Jangan sampai melayani tuntutan akademik semata tetapi juga ilmu yang dimiliki harus diarahkan untuk menuju kemaslahan.” Ujarnya.

Pemaparan oleh Bapak Mohammad Sobary

KAJIAN KEPROFESIAN

CeMpI60UkAALJk0

Jangan lewatkan!
MALAM INI
Rabu, 23 Maret 2015
18.00-selesai
Koridor GKA Faperta

Pembicara:
Mohammad Sobari (Budayawan)

Don’t miss it this event! Malam Puisi Bogor Barat this saturday 7 June @Koridor GKA 7pm!

BpdoropCcAAFQbG

Press Release PENSI!!!

GYGF merupakan acara pentas seni yang diadakan oleh departemen Proteksi Tanaman bekerja sama dengan KRKP (Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan). Acara ini disponsori oleh RRI, Grow- Ox farm.

Pentas seni yang diadakan pada tanggal 2 Mei 2014 ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh banyak penonton dari berbagai kalangan baik dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat sekitar kampus IPB. Acara yang berlangsung tanpa pungutan biaya ini diadakan di kawasan gladiator IPB pada pukul 18.30-11.00 WIB. Berbagai aliran band unjuk gigi di acara pentas seni ini dengan lagu-lagu yang menghibur. Pentas seni ini juga dilengkapi dengan acara ruwatan syukur bumi yang merupakan bentuk dari ungkapan rasa syukur terhadap ketersediaan alam yang telah disediakan oleh Tuhan YME. acara ruwatan ini dipandu oleh komunitas akar bambu berasama KRKP.

0

Wajah2 kece penonton! :D

Wajah2 kece penonton! :D

Tarian tradisional yang membuka acara Pensi kita :D

Tarian tradisional yang membuka acara Pensi kita :D

Nah this is it.. Penampilan dari Adek2 kita.. PTN 50!!!

Nah this is it.. Penampilan dari Adek2 kita.. PTN 50!!!

Joged bareng band reggae.. Mass Band!

Joged bareng band reggae.. Mass Band!

Varara yeaah! band kakak2 ptn 44 :D

Varara yeaah! band kakak2 ptn 44 :D

WOW! Penampilan yg Amazing banget dari Guest Star kita... AKAR BAMBU!!!

WOW! Penampilan yg Amazing banget dari Guest Star kita… AKAR BAMBU!!!

Ruwatan

Ruwatan

Penampilan dari Jankrik! band kakak2 angkatan 46 :D

Penampilan dari Jankrik! band kakak2 angkatan 46 :D

Juvenil show time!

Juvenil show time!

Terenyuh dengar puisi yang dibawakan oleh Trini :) Perwakilan Club Kunang-kunang

Terenyuh dengar puisi yang dibawakan oleh Trini :) Perwakilan Club Kunang-kunang

Yeaaah Skipper! opening band!

Yeaaah Skipper! opening band!

Bibitelan show!

Bibitelan show!

Syahdunya puisi dari FKRD :D

Syahdunya puisi dari FKRD :D

« Older posts Newer posts »

© 2017 HIMASITA IPB

Theme by Anders NorenUp ↑