[Tetap Produktif Berprestasi di Tengah Pandemi : HIMASITA IPB Menggelar Seminar Prestasi]

Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman (HIMASITA) IPB menggelar kegiatan Seminar Prestasi dengan tema Challenge Yourself : Being Productive During Pandemic. Kegitan ini merupakan program kerja Divisi Akademik dan Prestasi HIMASITA, Seminar Prestasi diselenggarakan pada hari Minggu, 7 Maret 2021 yang dihadiri oleh  59 orang  mahasiswa IPB University.

Pembicara yang hadir dalam kegiatan Seminar Prestasi dengan tema Challenge Yourself : Being Productive During Pandemic yaitu Rani Novita dan M. Samsul Maarif. Rani Novita merupakan mahasiswa Peraih IPK Terbaik se-Proteksi Tanaman angkatan 54 dan M. Samsul Maarif yang merupakan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Pertanian 2021.

Kegiatan dibuka dengan meriah oleh MC yaitu Tri Nursyanti Fitri mahasiswa PTN 55 dan Dian Reno Sulihono mahasiswa PTN 56 kemudian dilanjutkan Pembacaan Tilawah oleh Dede Nasrudin mahasiswa PTN 55 selanjutnya Sambutan oleh Rizal Ramadhan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Proteksi Tanaman kemudian Sambutan oleh Bapak Bonjok Istiaji, S.P., M.Si selaku Ketua Komisi Kemahasiswaan dan Disiplin Departemen Proteksi Tanaman serta Ibu Dewi Sartiami, M.Si selaku Sekretaris Departemen Proteksi Tanaman. Acara dilanjutkan oleh Moderator yaitu Fatimatuzzahroh mahasiswa Proteksi Tanaman angkatan 55. Acara pertama dimulai dengan pemaparan materi oleh M. Samsul Maarif mengenai pandangan dan sikap terhadap kegiatan yang dapat dilakukan di masa pandemi serta motivasi untuk tetap semangat mengikuti berbagai kegiatan non-akademik. Pandemi mengubah hidup kita, kenapa? Karena kita memiliki keresahan. Salah satu hal yang dapat dilakukan dengan mewujudkannya menjadi sebuah kegiatan misal Agriculture and Ecologist National Comptetition yang pertama kali kami dan tim selenggarakan. Keluar dari zona nyaman adalah salah satunya, memulai mencoba mengikuti lomba misalnya. Kenapa berani ambil peran? Karena saat ini kita telah memasuki era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Era  dimana ada banyak hal semakin bergejolak menjadi lebih kompleks, ketidapastian, permasalahan yang beragam karena teknologi yang semakin berkembang, dan sulitnya membedakan mana yang benar dan salah. Misal nya pekerja dan Start Up yang berbeda penanganannya. Cara untuk menyelesaikan permasalahan akan menjadi sangat beragam sehingga kita membutuhkan kompetisi yang dapat memunculkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah yang kompleks, mampu bekerja sama dengan orang lain, dan dapat bernegosiasi dengan orang lain. Sikap empati dan Critical thinking saat memahami suatu permasalahan dapat merumuskan cara penanganan yang tepat. Membangun growth mindset dengan cara mengalahkan ketakutan dengan menghadapi masalah. Menemukan role model yang sesuai dengan diri kita dan buat support system  yang sesuai dengan pribadi kamu. Diakhir pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa “Bukan Tentang Seberapa Banyak Waktumu Terpakai, Namun Seberapa Besar Kebermanfaatan Yang Kamu Berikan”.

Acara kedua dilanjutkan pemaparan materi oleh Rani Novita  mengenai menjadi produktif di masa pandemi. Pandemi Covid-19 membawa tiga arti penting dalam hidup yaitu sehat, produktif untuk akademik, dan saling terkoneksi. Hal produktif yang dapat dilakukan yaitu mengikuti lomba, summer course, mengikuti kursus, menjadi tutor, bergabung di asistensi. Kurangi hal-hal yang mengahambat kamu atau menyita waktu kamu. Tips sukses akademik yaitu Realistically plan your time, read actively, maximize your memory potential, take test wisely, dan understand your stress. Pada akhir sesi beliau menyampaiakan bahwa Everyone has their own style of learning, Everyone solves problem in their own way, There is no right or wrong approach. Selanjutnya sesi tanya jawab yang membahas mengenai bagaimana menghadapi rasa lelah saat belajar dan berorganisasi kemudian bagaimana kita mulai berani menulis sebuah karya.

Menurut Samsul Maarif bahwa kita harus ubah mindset bahwa yang kita lakukan bukanlah beban namun sebuah amanah. Menurut Rani Novita kita memulai menulis dari hal-hal yang kita lakukan setiap harinya, selain itu buat kelompok kecil yang saling mendukung dan terhubung untuk menjadikan dirikita lebih produktif misalnya dengan belajar speaking inggris secara rutin. Setelah sesi tanya jawab kemudian didapatkan kesimpulan yang di sampaikan oleh moderator bahwa berorganisasi bukan sebuah beban, melainkan amanah maka ubah midset diri menjadi amanah. Tidak ada salahnya keluar dari zona nyaman, karena banyak peluang dapat menjadi kenyataan. Contohnya ketika memulai suatu project dapat memperoleh berbagai cara untuk menyelesaikan masalah dalam suatu tim. Cara mengalahkan ketakutan hanya ada satu cara yaitu Hadapi. Memiliki role model sangat penting untuk menuntun arah, mempertahankan semangat, dan memiliki supporting system. Setelah sesi tanya jawab kemudian dilanjutkan dengan penyerahan oleh-oleh kepada kedua pembicara dan dokumentasi seluruh peserta yang hadir. Acara ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Jeffriansyah mahasiswa PTN 56 dan diakhiri salam oleh MC.

Kegiatan Webinar Seminar Prestasi dengan tema Challenge Yor Self : Being Productive During Pandemic mendapatkan respon baik dari peserta. Peserta terlihat antusias selama mengikuti kegiatan webinar. Melalui kegiatan Webinar Seminar Prestasi dengan tema Challenge Yor Self : Being Productive During Pandemic kami berharap peserta dapat meningkatkan rasa percaya diri serta berani mengambil resiko untuk mengembangkan diri dan menambah wawasan terkait kegiatan yang dapat dilakukan selama masa pandemi covid-19 ini.

        

Narahubung :
Zhafarina Syadzwina (081219894911)
____________________________
B.I/0018/07/III/2021
Biro Informasi Komunikasi dan Jurnalistik
HIMASITA 2020/2021
Kabinet Kenang Kunang

#GregariousGrowAndGoals
#PTNKeren
#IPBUniversity
#UntukHIMASITA
#KabinetKenangKunang